the Joyita
Ditahun 1955 sebuah kapal disewa
oleh sekelompok nelayan yang berjumlah 25 orang yang digunakan untuk menangkap ikan di perairan
Pasifik Selatan. dalam persetujuaan antara pihak penyewa dan pemilik kapal yang
harus melapor setiap satu jam sekali namuan di jam ke 7 kapal tersebut tidak
melaporkan diri. Demi keselamatan para awak kapal maka dikerahkanlah tim SAR
untuk menemukan kapal tersebut.
Setelah pencarian yang
melibatkan semua tim SAR yang ada. The Joyita tak ditemukan sampai akhirnya 5
minggu kemudian ditemukan terapung-apung sejauh 600 mil, atau 1000km dari
tempatnya menghilang.
Ketika kapal ditemukan tak
satupun dari 25 awak kapal tersebut di temukan, para tim SAR hanya menemukan
kerusakan yang diduga sekelompok bajak laut telah menyerang kapal ini. dari
hasil penyeledikan pula ditemukan beberapa ceceran darah di dek kapal, diduga
para pembajak membunuh semua kru kapal dan melemparnya ke laut.
0 komentar:
Post a Comment