STOP BERFIKIR POSITIF APALAGI BERFIKIR NEGATIF ILMU TAK BISA DILIHAT DARI KARAKTERISTIK TAPI DAPAT DILIHAT DENGAN MORAL DAN SPIRITUAL

Saturday, January 31, 2015

Cara Mengobati Penyakit Was Was

7:26:00 AM Posted by Unknown No comments


Cara Mengobati Penyakit Was Was

Salah satu "penyakit" yang kerap menghantui dan hinggap dalam hati kita adalah rasa waswas, atau mamang kalau orang jawa bilang. "Pasien" yang terhinggap waswas, pasti sangat tersiksa, karena sebenarnya dia mengalami halusinasi, merasa terjadi sesuatu yang menimpa dirinya padahal tidak terjadi. Penyakit ini jamak dan umum dialami para santri, terutama mereka yang baru saja faham fiqih.
Terkadang pas waktu sholat, dia merasa dirinya kentut, seolah-olah ada perasaan keluar angin dari duburnya. Atau ada juga yang merasa seperti keluar dari kemaluannya setiap usai dia kencing, kayak ada "crit" gitu. Ada juga yang model waktu takbir tidak jadi-jadi, niat bolak-balik, sampai orang yang dipinggirnya brebekken. Ada juga yang kena waswas dibacaan fatihahnya, satu ayat diulang sampai berkali-kali. Ada yang waswas pas tahiyyatnya. Ada yang waswas pas wudhu, niat berkali-kali, atau wudhu sampai basah kuyup semua. Ada yang merasa dirinya selalu murtad, sehingga tiap hari syahadat berkali-kali, tanpa sebab.
Anehnya, rasa waswas ini selalu datang tiap waktu sholat! Selain itu tidak. Sebenarnya ada permainan setan di sana, dia tidak ingin seorang muslim sukses melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Alloh ta'ala. Berbagai usaha dilakukannya untuk menjegal hamba-hamba Alloh ta'ala.
Dan obat dari rasa waswas ini, adalah kembali kepada si penderita, karena sebenarnya rasa waswas adalah problem yang bersangkutan langsung dengan kondisi psikologis si penderita. Tanpa ada kemauan sembuh dari penderitanya, maka rasa itu tidak akan pernah hilang.
Al-imam Assya'bi berkata : "Bagiku, sholat dengan keadaan hadats besar, lebih baik, daripada aku harus mengulangi wudhu untuk setan". Jadi, jika Anda pas sholat merasa kok kayaknya kentut, ada cesss gitu, maka teruskan sholat Anda. Itu setan lagi tertawa sambil nyebul, niup dubur Anda. Selama tidak ada suara "dut", juga tidak ada bau yang badeg (tidak enak), juga tidak ada rasa slemet-slemet dari perut Anda, maka itu bukan kentut. Dan Rasul sendiri yang memberikan solusi ini.
Atau selesai kencing, Anda merasa kok kayak ada yang keluar dari Mr.P atau Mrs.V Anda, maka salah satu jalan keluarnya, siram saja pakaian Anda. Jangan sekalipun dianggap, karena sekali Anda menuruti rasa waswas itu, maka akan sulit untuk lepas. Ada juga waswas yang lain, usai sholat kadang-kadang di tubuh Anda ada najis yang menempel, "gimana ya? Batal gak sholatku, kok ada tai cecek di kakiku?", segera putuskan bahwa najis itu menimpa usai Anda sholat.
Pegang kaidah ini, jika ada rasa waswas usai kita melakukan kewajiban, maka itu asli 100% dari setan, so jangan dituruti, dan jangan ulangi sholat lagi, sudah sah sholat Anda, andai benar-benar tidak sah, jangan khawatir, Allah Maha Pengampun.
Solusi lain, pakai madzhab yang lain, selain madzhab Syafi'i. sebab seperti madzhab Maliki, jika Anda sholat, dan hidung Anda ketele'an (kejatuhan kotoran) burung/cicak, sholat Anda tetap sah.
Atau bila Anda ragu, aku punya wudhu tidak? Jika hati Anda kuat, maka ambil keputusan bahwa Anda masih punya wudhu. Jika tidak kuat, gampang, pegang saja "barang" Anda, kan sudah jelas-jelas batal. Jadi yang penting, bagaimana rasa waswas itu hilang.
Dan kerap kali penderita waswas kesulitan mengobati penyakit itu dari dirinya, maka temannya harus membantunya untuk menyembuhkannya, sebab waswas di samping penyakit jiwa, juga penyakit yang memiliki dampak sosial, bisa menular dan mengganggu temannya. Caranya? Pertama yang harus disampaikan adalah nasehat, bila tidak mempan, agak dimarahi sedikit, bila tidak mempan lagi, cara yang paling ampuh adalah, Cuma satu, dikasari (dengan niat menghajar setannya). Allahu A’lamu Bi Muradihi…

 

0 komentar:

Post a Comment