STOP BERFIKIR POSITIF APALAGI BERFIKIR NEGATIF ILMU TAK BISA DILIHAT DARI KARAKTERISTIK TAPI DAPAT DILIHAT DENGAN MORAL DAN SPIRITUAL

Sunday, January 11, 2015

Kerajaan Kalingga

2:15:00 AM Posted by Unknown No comments

Kerajaan Kalingga



Sejarah Kerajaan Kalingga
Para sejarahwan menyatakan bahwa kerajaan yang bercorak hindu ini telah ada pada tahun 632 Masehi. Adapun seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa letak dari kerajaan Kalingga secara pasti belum dapat diketahui hingga saat ini, akan tetapi para sejarahwan memperkirakan bahwa kerajaan Kalingga terletak  diantara Kabupaten perkalongan dan Jepara, adapun yang bisa dipastikan bahwa kerajaan Kalingga menduduki wilayah-wilayah di Jawa Tengah pada masanya.

Kemudian, sumber informasi mengenai dari sejarah kerajaan Kalingga memang ini hanya diperoleh dari catatan orang-orang China, diselingi dengan kisah-kisah dari masyarakat setempat, yang bersifat dari mulut ke mulut. Dengan  begitu memang cukup wajar apabila tidak banyak informasi yang dapat diketahui dari sejarah kerajaan Kalingga, karena kurangnya bukti-bukti dan keterangan yang otentik dan dapat dipercaya, ditambah lagi Kerajaan Kalingga ini merupakan kerajaan yang sangat tua, yaitu berdiri pada masa abad ke 6 atau 7.

Bahasa yang dipergunakan sehari-hari oleh penduduk di kerajaan Kalingga adalah bahasa sanskerta, dan juga ada yang menggunakan bahasa melayu. Yang menjadi salah satu sumber tentang kerajaan Kalingga ini, yaitu dari naskah Carita Parahyangan, dimana isinya sebagian besar bercerita tentang biografi dari Ratu yang bernama Shima, disamping itu juga terdapat cerita mengenai kerajaan Galuh yang memiliki hubungan dengan kerajaan Kalingga.

Naskah Carita Parahyangan
Cerita kerajaan Kalingga pada naskah Carita Parahyangan, disana disebutkan bahwa Ratu Shima menikah dengan seorang putera mahkota dari kerajaan Galuh yang bernama Mandiminyak. Putera mahkota Mandiminyak yang menikahi Shima akhirnya menjadi raja yang kedua dari kerajaan Gauh. Sistem pergantian kepemimpinan pada kerajaan Galuh yaitu dturunkan dari Sang ayah kepada anaknya. Sehingga ketika ayahnya telah meninggal maka secara otomatis sang anak akan menjadi Raja.

Pada naskah Carita Parahyangan, disana disebutkan bahwa Shima memiliki cucu yang bernama Sanaha, dimana Sahana menikah dengan raja ketiga dari kerajaan Galuh yang bernama Brantasewa. Hingga dari hasil pernikahan Bratasenawa dan Sanaha ini lahir seorang anak yang bernama Sanjaya. Dan Sanjaya ini yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan juga Kerajaan Galuh.

Setelah Ratu Shima wafat pada tahun 732 M, maka Sanjaya menjadi Raja kerajaan Kalingga yang bagian utara, dan wilayah itu kelak disebut dengan nama bumi Mataram. Raja Sanjaya juga mendirikan dinasti yang dikenal dengan nama dinasti Sanjaya di kerajaan Mataram kuno. Sehingga para pemimpin atau pejabat kerajaan nantinya penerusnya adalah dari anak cucu mereka sendiri. Dengan begitu Kerajaan tersebut  yang raja-rajanya dari masa ke masa, adalah satu keturunan yang sama.

Raja Sanjaya menikah dengan Sudiwara yang merupakan puteri dari Raja kerajaan Kalingga Selatan. Kerajaan Kalingga bagian selatan disebut pada masa itu dengan nama Bumi Sambara. Dan dari pernikahan Raja Sanjaya dengan Sudiwara tersebut, lahirlah seorang putera yang bernama Rakai Panangkaran.

Pada abad kelima, muncul sebuah Kerajaan dengan nama Ho-ling, nama kerajaan tersebut memang sangat berbau dan berasal dari cina, kerajaan Ho-ling ini akhirnya dikenal menjadi nama kerajaan Kalingga, kerajaan ini diperkirakan oleh para ahli sejarah terletak wilayah Jawa Tengah, pada bagian utaranya.

Cerita lainnya dari kerajaan Kalingga (Ho-ling)dengan sumber bukti yang otentik dan dapat dipercaya didapat dari catatan Cina. Kerajaan Kalingga pada masanya diserang secara besar-besaran oleh kerajaan Sriwijaya, hingga akhirnya pada tahun 752 M, Kerajaan Kalingga takluk oleh kerajaan Sriwijaya.

Dan sebelumnya juga kerajaan Sriwijaya telah menaklukan kerajaan Tarumanagara, yang berdasarkan penjelasan dari para ahli sejarah bahwa di masa Kerajaan Sriwijaya banyak melakukan penaklukan terhadap banyak kerajaan, sehingga itu dapat memperkuat jaringan perdagangan Kerajaan Sriwijaya hingga sampai ke wilayah Melayu

Demikian saja pelajaran tentang sejarah dan cerita dari kerajaan Kalingga, dimana berdirinya kerajaan ini juga sangat bergantung dengan kerajaan-kerajaan lainnya yang berada di sekitarnya.

0 komentar:

Post a Comment